https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMSEcFT80wA1sOFFrlPDl6jkpQRmGEzieXnddulNQmq26dWzP3JLI3gpK8HsrpERa2F0S2DkDb3_IT7jU4OBxRkXW2Wo20toud66qiMcbb1p0Nf7IwDb5o97FOutRVH0HlYZkFsKXm2b5R/s800/animated%2520stars.gif

Selasa, 14 Oktober 2014

TUGAS 2

TUGAS 2

1,Sistem perekonomian merupakan suatu hal penting karena akan mempengaruhi kegiatan bisnis tersebut

.
Penjelasan dari kegiatan bisnis tersebut.
     1.     Merkantilisme
    Sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan untuk memperbanyak aset dan modal yang dimiliki suatu negara. sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dengan pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dengan kebijaksanaan yang bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yang baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri.

   Merkantilisme tertuang dalam peraturan negara yang berbentuk proteksionisme dan politik kolonial demi neraca perdagangan yang menguntungkan. Menggunakan ekspor dengan insetif dan menghadang impor dengan tarif.

  Negara yang menganut sistem ekonomi ini adalah Inggris, Belanda, Portugal, Perancis, dan Spanyol.
     2.     Kapitalisme
   Sistem yang proses pengusahaan kesejahteraan untuk bisa memenuhi kebutuhan. Selain itu, paham ini tidak tidak mau melihat serta memahami proses pengambilan dan pengumpulan modal yang sudah diperoleh dari setiap transaksi komoditas ekonomi.

   Ciri dari sistem ekonomi kapitalisme :

a. Semua alat produksi dan sumber ekonomi dikuasai seluruhnya oleh negara, semua kekayaan adalah kekayaan sosial, hak milik seseorang atas alat produksi dan sumber ekonomi tidak diakui dan dimiliki secara kolektif.

b. Alat produksi dimiliki oleh individu atau badan hukum. Hak milik perseorangan bersifat individualistis.

c. Produksi dilakukan oleh swasta berdasarkan kebebasan individu untuk menentukan usahanya sendiri dan kebebasan memilih pekerjaaanya sendiri atas inisiatif dan tanggungjawabnya sendiri, kebebasa membuat kontrak (jual-beli, sewa, pinjam dan perburuhan) dan kebebasan hak milik.

d. Motif perolehan laba adalah sebesar-besarnya merupakan dasar penentuan jenis dan jumlah barang yang diproduksi.

e.  Pasar ditandai dengan persaingan bebas, dalam mana harga ba-rang ditentukan oleh interaksi atau mekanisme bebas antara penawaran dan permintaan atau dengan kata lain persediaan dan konsumsi.

f.  Pada dasarnya negara tidak campur tangan dalam kehidupan eko-nomi. Tugasnya hanya menjaga tertib hukum yang menjamin kebebsan usaha setiap individu.
Contoh negara yang menganut paham kapitalisme adalah AS, Inggris, dan Jerman.
 3.      Komunisme
Suatu sistem perekonomian di mana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan kebersamaan. Namun tujuan sistem komunis tersebut belum pernah sampai ke tahap yang maju, sehingga banyak negara yang meninggalkan sistem komunisme tersebut.
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : RRC dan Uni Soviet.


  4.     Sosialisme
Suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lpg, dan lain sebagainya.
Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat.
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : Perancis

  5.     Facisme
Suatu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain. Dengan kata lain, facisme adalah suatu sikap nasionalisme yang berlebihan.
Facisme dapat menghambat proses multikulturalisme karena bersifat:
– Ultra Nasionalis
– Rasis
– Militeris
– Imperialis
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : Jerman dan Italia
  6.     Demokrasi Ekonomi
Suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh dan untuk rakyat. Di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta dan masyarakat.
Negara yang menganut sistem perekonomian ini : Indonesia
 
2. Perbedaan bisnis yang hanya mengejar keuntungan dengan bisnis yang tidak mengejar keuntungan
- Menurut saya jika suatu perushaan memiliki sifat hanya ingin mencari keuntungan di dalamnya itu hanya dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan pemiliknya saja tanpa memikirkan anggota di dalamnya.begitupun sebaliknya jika suatu perusahaan memiliki sifat yang tidak hanya mencari keuntungan untuk perusahaan itu sendiri itu berarti perusahaan tersebut mementingkan kemakmuran dan kesejahteraan dari segala aspek di dalam perusahaan tersebut,dan bagi anggota didalam perusahaan tersebut.
 
3. Perbedaan masyarakat sekarang dengan masyarakat dulu tentang Profei Bisnis.
- dalam dunia sekarang banyak sekali pandangan yang berbeda-beda mengenai bisnis. jika zama dahulu orang tidak terlalu memandang bisnis karena dahulu orang-orang tidak menyamaka bisnis dengan profesi,dikarenakan bisnis itu hanya sebagai suatu kegiatan memproduksi barang dan jasa, jika dibandingkan dengan zama sekarang orang-orang berbondong-bondong memiliki bisnis yang menurutnya sangat dibutuhkan didalam keperluan kita, di zama sekarang bisnis pun sudah meyerupai profesi dimana kita memproduksi barang dan jasa yang banyak di minati masyarakat.Jadi,kesimpulan nya adalah dizama dahulu masyarakat hanya menganggap bisnis itu suatu kegiatan saja,jika di zaman sekarang bisnis sudah meyerupai sebuah profesi yang bisa menghasilkan pendapatan yang baik.
 
TERIMA KASIH.
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar