https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiMSEcFT80wA1sOFFrlPDl6jkpQRmGEzieXnddulNQmq26dWzP3JLI3gpK8HsrpERa2F0S2DkDb3_IT7jU4OBxRkXW2Wo20toud66qiMcbb1p0Nf7IwDb5o97FOutRVH0HlYZkFsKXm2b5R/s800/animated%2520stars.gif

Jumat, 28 November 2014

TUGAS 5

1.Kewiraswastaan,wiraswasta,wiraswastawan
 Kewiraswastaan
(Enterpreneurship) adalah kemampuan dan kemauan seseorang untuk beresiko dengan menginvestasikan dan mempertaruhkan waktu, uang, dan usaha untuk memulai suatu perusahaan dan menjadikannya berhasil. Melalui upaya yang dijalankannya, yang bersangkutan merencanakan dan mengharapkan kompensasi dalam bentuk keuntungan di samping juga kepuasan. Bidang usaha atau perusahaan yang dibangun oleh seseorang dengan kepribadian tertentu (wiraswastawan/entrepreneur) sebagai alternative penyediaan lapangan kerja, minimal bagi si pemilik modal itu, kita sebut wiraswasta.l

Wiraswasta
Pengertian wiraswastawan menunujuk kepada pribadi tertentu yang secara kualitatif lebih dari kebanyakan manusia pada umumnya, yaitu pribadi yang memiliki kemampuan untuk :
• Berdiri diatas kekuatan sendiri
• Mengambil keputusana untuk diri sendiri
• Menetapkan tujuan atas dasar pertimbangannya sendiri
• Mengambil resiko
• Tegas
• Memperhatikan lingkungan social untuk mencapai taraf hidup yang lebih baik bagi semua orang

Peranan wiraswastawan
1. Memimpin usaha secara teknis maupun ekonomis dengan berbagai aspek fungsional
2. Mencari keuntungan bisnis
3. Membawa perusahaan ke arah kemampuan
4. Memperkenalkan hasil produksi baru
5. Memperkenalkan cara produksi yang lebih maju
6. Membuka pasar
7. Mmerebut sumber bahan mentah maupun bahan setengah jadi
8. melaksanakan bentuk organisasi perusahaan yang baru




2. PERUSAHAAN KECIL DALAM LINGKUNGAN PERUSAHAAN
         Perusahaan kecil memegang peranan penting dala komunitas perusahaan swasta. Pengalaman di beberapa Negara maju (Amerika, Inggris, Jepang, dan sebagainya) menunjukka bahwa komunitas perusahaan kecil memberikan kontribusi yang perlu diperhitungkan di bidang produksi, pajak, penyedia lapangan kerja, dan lain sebagainnya. Seringkali dari perusahaan kecil muncul gagasan-gagasan baru yang merupakan terobosan penting dala kondisi perekonomian yang tidak menguntungkan. Perusahaan yang sekarang ini telah besar, seperti General Elektrik, IBM, PT ASTRA International, dan lain-lain, yang pada mulanya adalah perusahaan kecil. Dengan kiat-kiat tertentu dari pelaku bisnis, perusahaan kecil dapat berkembang dengan pesat menjadi perusahaan raksasa.

3.Perkembangan franchising di Indonesia
 Indonesia, sistem waralaba mulai dikenal pada tahun 1950-an, yaitu dengan munculnya dealer kendaraan bermotor melalui pembelian lisensi. Perkembangan kedua dimulai pada tahun 1970-an, yaitu dengan dimulainya sistem pembelian lisensi plus, yaitu franchisee tidak sekedar menjadi penyalur, namun juga memiliki hak untuk memproduksi produknya[11] . Agar waralaba dapat berkembang dengan pesat, maka persyaratan utama yang harus dimiliki satu teritori adalah kepastian hukum yang mengikat baik bagi franchisor maupun franchisee. Karenanya, kita dapat melihat bahwa di negara yang memiliki kepastian hukum yang jelas, waralaba berkembang pesat, misalnya di AS dan Jepang. Tonggak kepastian hukum akan format waralaba di Indonesia dimulai pada tanggal 18 Juni 1997, yaitu dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah (PP) RI No. 16 Tahun 1997 tentang Waralaba. PP No. 16 tahun 1997 tentang waralaba ini telah dicabut dan diganti dengan PP no 42 tahun 2007 tentang Waralaba.

 4. Ciri-ciri perusahaan kecilSecara umum perusahaan kecil mengacu pada ciri-ciri berikut :
• Manajemen berdiri sendiri. Biasanya para manajer perusahaan adalah pemiliknya juga, dengan predikat yang disandang mereka memiliki kebebasan untuk bertindak dan mengambil keputusan.
• Investasi modal terbatas. Pada umumnya modal perusahaan kecil disediakan oleh seorang pemilik atau sekelompok kecil pemilik, karena jumlah modal yang diperlukan relative kecil.
• Daerah operasinya local. Dalam hal ini majikan dan karyawan tinggal dalam suatu lingkungan yang berdekatan dengan letak perusahaan.
• Ukuran secara keseluruhan relative kecil ( penyelenggara di bidang operasinya tidak dominant)

* Keuntungan perusahaan kecil
  Kebebasan dalam bertindak mengacu pada fleksibilitas gerak perusahaan dan kecepatannya dalam mengantisipasi perubahan tuntutan pasar. Hal ini lebih memungkinkan dalam perusahaan kecil karena ruang lingkup layanan perusahaan relative kecil, sehingga penyesuaian terhadap adopsi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan pasar dapat dilaksanakan dengan cepat.
Penyesuaian dengan kebutuhan setempat dapat berjalan lebih baikterutama karena dekatnya perusahaan dengan masyarakat setempat, keeratan hubungan dengan pelanggan, serta fleksibilitas penyesuaian volume usaha dalam kaitannya dengan tuntutan perubahan selera pelanggan.

 * Kelemahan perusahaan kecil
       Perusahaan dengan ukuran apa saja (Besar, sedang, maupun kecil) selalu mengadung resiko. Perusahaan kecil lebih mudah terpengaruh oleh perubahan situasi, kondisi ekonomi, persaingan, dan lokasi yang buruk. Kelemahan perusahaan kecil yang terutama berkaitan dengan spesialisasi, modal dan jaminan pekerjaan terhadap karyawannya.


* Mengembangkan perusahaan kecil
Untuk mengembangkan perusahaan diperlukan pertimbangan yang matang terhadap tiga hal: profil pribadi ( dalam kaitannya dengan kelayakan kredit, referensi-referensi, perincian pengalaman perusahaan), profil perusahaan ( dalam kaitannya dengan sejarah, analisis tentang para pesaing dan pasar, startegi persaingan dan rencana opersai, rencana arus uang kontan dan analisis pulang rokok ) serta paket pinjaman ( dalam kaitannya dengan jumlah yang diminta, jenis pinjaman yang diminta, alasan pembenaran, jadwalan pembayaran kembali- dan ketentuan-ketentuan pembayaran ). Pertimbangan yang matang untuk mengembangkan perusahaan, memerlukan kejelian yang terkait erat dengan kemampuan manajemen, pemenuhan kebutuhan modal, pemilihan bentuk kepemilikan perusahaan dan strategi untuk memenangkan persaingan pasar.


* Kegagalan perusahaan kecil
       Banyak factor yang menyebabakan terjadinya kegagalan dalam perusahaan kecil. Sebagian penyebab kegagalan telah disebutkan seperti kurangnya pengalaman manajemen, kurangnya modal, kurangnya kemampuan dalam promosi penjualan, ketidakmampuan untuk menagih piutang yang macet, penggunaan teknologi yang sudah ketinggalan zaman, kurangnya perencanaan perusahaan, permasalahan kecakapan pribadi, kesalahan pemilihan bidang usaha, dana lain-lain.

5. Perbedaan  kewirausahaan dan Bisnis kecil
    banyak guru , dosen ataupun pengusaha , berpendapat bahwa kewirausahaan dan bisnis kecil itu berbeda , padahal sama sekali tidak ada perbedaan nya, kenapa??
 Karena antara kewirausahaan dan bisnis kecil :
1. mereka sama-sama berbisnis
2. pengukuran potensi bisnis sama
3. kapasitas dan varietas bisa dikatakan hampir sama karena membuat lapangan kerja
4. unsur permodalan hanya dilihat dari sudut pandang yang berbeda ketika memulai dan dimulai
5. jiwa enterpreneur yang dimiliki sama
6. ujung pangkalnya adalah pengembangan potensi enterpreneur sejatinya, apakah langgeng atau tidak
    

Kamis, 06 November 2014

BLOG KELOMPOK


TUGAS 2 KELOMPOK  

    1.   Faktor-faktor yang menjadi pertimbangan utuk memilih bentuk badan usaha

a) Jenis usaha yang dijalankan
Hal pertama dalam menentukan jenis usaha. Sesuai dengan keinginan pengiriman kita bisa dalam bentuk perdagangan, industri dsb. kita harus pintar-pintar memilih jenis usaha yang mengeluarkan modal tidak terlalu besar dengan resiko kerugian kecil.
b) Pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan usaha
Agar usaha dapat terkordinir dengan baik. kita menempatkan bagian-bagian sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.
Pihak-pihak dalam perusahaan besar terdiri dari,
 1. Manajemen keuangan
     a. Owner (pemilik)
     b. Investor
     c. Supplyer (Pemasok barang)
 2. Manajemen SDM
 3. Mananjemen Produksi
 4. Manajemen Pemasaran
      a. Promotion
      b. Price
      c. Place
      d. Production
c) Besarnya resiko kepemilikan
   Misalnya dalam bidang industri kita akan memerlukan alat-alat produksi dan alat-alat produksi itu pun      memerlukan perawatan kemudian belum lagi ada barang-barang reject atau cacat dll. Semua itu merupakan resiko yang harus kita tanggung dan semaksimal mungkin,kita harus menekan besarnya kerugian.
d) Besarnya investasi yang ditanam
 Dalam hal ini kita harus memperhitungkan modal yang kita punya, karena modal sangat berpengaruh pada usaha yang kita jalankan.

e) Peraturan-peraturan pemerintah
  Memperhatikan peraturan-peraturan pemerintah seperti ijin industri, NPWP, akta notaris dan ijin domilisi.

   2.Kenapa orang cenderung memiliki merubah bentuk perusahaan perseorangan             kebentukan usaha perseroan terbatas (PT)

    Karena,di dalam perusahaan perseorangan hanya dikelola dan diawasi oleh satu orang saja, memiliki resiko tanggung jawab yang sangat besar, dan kemampuan manajerialnya sangat terbatas. Perusahaan sangat sulit mengikuti pesatnya perkembangan perusahaan tersebut. Sedangkan perseroan terbatas (PT) itu berbentuk suatu badan dimana perusahaan tersebut memiliki kekayaan hak, serta kewajiban sendiri yang terpisah dari kekayaan para pendirinya dan pengelolaan perusahaan dapat dilakukan dengan efisien dan efektif mengikuti perkembangan perusahaan tersebut. Maka dari itu orang orang beralih dari perusahaan perseorangan ke bentuk perseroan terbatas karena kelangsungan hidup perusahaan tersebut terjamin, saham dapat diperjualbelikan dengan relative lebih mudah dan kebutuhan modal lebih besar akan mudah dipenuhi sehingga memungkinkan perluasan usaha.

   3.Kenapa bentuk usaha Koperasi cocok dengan bentuk usaha rakyat Indonesia

Karena landasan negara Indonesia adalah gotong royong.Berdasarkan pengalaman, kegiatan saling membantu (gotong royong, solidaritas, dan perhitungan  ekonomi) diantara individu dan usaha akan lebih berhasil mengatasi permasalahan baik sosial maupun  ekonomi. Apalagi dalam menghadapi ekonomi pasar dimana persaingan pasar sangat ketat akan menyebabkan  UKM semakin tidak berdaya. Dalam ketidak berdayaan ekonomi seperti ini  kekuatan-kekuatan ekonomi  seperti usaha besar akan menguasai UKM baik dalam pemasaran hasil produksi maupun dalam penyediaan  sarana-sarana produksi.
Hal ini menyebabkan usaha-usaha kecil dan  menengah harus bergabung dalam suatu wadah (organisasi), dengan saling membantu dan bekerja  sama tidak saja untuk menghadapi oligopolies dan monopolis, tetapi juga untuk meningkatkan kemampuan berproduksi dan memasarkan hasil produksinya. Organisasi tersebut dinamakan koperasi. Dalam bab ini akan diuraikan sejarah perintisan perkembangan organisasi koperasi yang dimulai dari Eropa dan disebar luaskan keseluruh dunia termasuk Indonesia.
Para pelopor koperasi telah berhasil memprakarsai organisasi-organisasi  koperasi dan mengembangkan gerakan koperasi, gagasannya dan mengembangkan struktur organisasi koperasi tertentu terutama yang dapat diadaptasikan sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan, kepentingan-kepentingan khusus dan pada situasi nyata dari kelompok-kelompok orang-orang yang berbeda lingkungan ekonomis dan social budaya. Mereka dalam mendirikan tipe koperasi tertentu dengan melalui proses “trial and errors” yang akhirnya berhasil membentuk organisasi koperasi. Dalam melaksanakan fungsi-fungsi inovatif sebagai pemrakarsa – pemrakarsa sebagai pengusaha-pengusaha koperasi yang membuka jalaln disebut  promotor koperasi.

   4.Contoh-contoh usaha yang maju saat ini

1. Usaha Kuliner Kreatif
Usaha kuliner memang merupakan usaha rumah tangga terbanyak yang digeluti masyarakat di Indonesia. Usaha memproduksi dan menjual makanan memang takkan pernah sepi dan mati. Anda mungkin banyak melihat usaha rumah tangga yang memproduksi makanan (nasi, kue, cemilan, snack, permen, dll) telah gulung tikar. Namun anda juga harus menyadari bahwa banyak pengusaha yang bermunculan pada bisnis ini. Kuncinya adalah kreatifitas menciptakan produk olahan makanan yang lezat, murah, dan menarik. Misalnya usaha kue daun kelorkeripik kulit pisangpermen kulit jeruk, dan sebagainya.

2. Bisnis Fashion Inovatif
Seperti halnya usaha kuliner, bisnis fashion merupakan salah satu usaha tua yang sudah ada sejak berkembangnya peradaban manusia. Desain yang inovatif dengan variasi style yang atraktif menjadi kekuatan dalam berkompetisi. Oleh karena itu, inovasi dalam membangun bisnis ini sangat diperlukan. Banyak orang yang telah sukses berkat ide-ide gilanya, misalnya mendesain baju yang multi fungsi, sandal yang bisa dirakit sendiri dengan warna berbeda, menjual kaos stockhing bertato, membuat desain kerudung yang mampu menciptakan 8 gaya, dan masih banyak lagi.

3. Bisnis Gadget dan Pendukungnya
Di Indonesia, pengguna mobile gadget, terutama handphone dan komputer tablet terus mengalami peningkatan. Bahkan banyak masyarakat yang memiliki ponsel lebih dari satu. Nampaknya dalam lima atau sepuluh tahun mendatang, bisnis ini takkan pernah sepi, apa lagi terobosan dalam dunia teknologi terus berkembang. Oleh karena itu, anda yang memiliki modal menengah (10-20juta) bisa mulai terjun dalam bisnis ini. Sementara bila modal anda masih kecil, anda bisa berbisnis pada segmen pendukungnya, misalnya menjual pulsa dan assesorisnya.

4. Bisnis Spare Part Kendaraan
Negara Indonesia menjadi salah satu negara yang pemakai kendaraan bermotor terbanyak di Asia. Tiap tahunnya, jutaan kendaraan, baik roda dua dan roda empat dirakit dan diimport dari Jepang, Jerman, Inggris, China, India, dan lainnya. Kini, banyak rumah tangga yang memiliki kendaraan lebih dari satu. Hal itulah alasan mengapa terjun ke dalam bisnis penjualan spare part menjadi sangat menjanjikan. Dengan modal 20-30 juta rupiah, anda pasti sudah dapat memulai bisnis ini walaupun dalam skala kecil. Jika anda punya SDM yang memahami tentang otomotif, tentu dapat menjadi nilai tambah bagi kompetisi bisnis anda.

5. Usaha Ternak Ayam Petelur
Bila anda memiliki lahan yang cukup luas, maka usaha ternak ayam petelur menjadi salah satu alternatif bisnis yang menjanjikan. Konsumsi terhadap telur cukup besar tiap bulannya. Bahkan paling tidak setiap rumah tangga di Indonesia pasti mengkonsumsi atau menggunakan telur lebih dari 5 butir tiap bulannya, entah itu untuk makanan, bahan kue, atau campuran jamu. Memulai usaha ternak ayam petelur sebenarnya tidaklah terlalu rumit. Yang wajib dipelajari adalah memelihara serta mengantisipasi penyakit yang sering menyerang, termasuk flu burung.

6. Bisnis Bidang Pendidikan
Bila di era 90an ke belakang, pendidikan anak masih belum dinomorsatukan oleh orang tua, terutama di daerah pedesaan, maka kini kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi putra-putrinya terus mengalami peningkatan. Hal ini juga disokong pemerintah dengan berbagai programnya, misalnya wajib belajar 9 tahun, bantuan operasional sekolah, pemberian beasiswa, renovasi sarana pembelajaran, dan sebagainya. Dari tahun ke tahun, jumlah siswa terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, menggeluti bisnis di bidang pendidikan sangat menjanjikan. Ada banyak pilihan usaha yang bisa dilakoni, misalnya buka kursus, menjadi guru les, memproduksi buku pelajaran, atau mungkin waralaba bidang pendidikan.

7. Bisnis Ritel Lewat Media Online
Bila anda tidak memiliki lokasi yang strategis dan pangsa pasar anda terbatas, maka perdagangan dengan memanfaatkan internet menjadi jalan keluarnya. Yang diperlukan untuk bisnis ini adalah barang yang akan anda jual (misalnya parfum, ebook, mesin produksi, barang kerajinan, baju dan sebagainya), website toko online, jasa pengiriman (misal Tiki, POS, Fedex), dan izin perdagangan. Dengan demikian bisnis anda bisa menjangkau ke seluruh dunia. Membangun bisnis dengan toko online sangat menjanjikan mengingat pengguna internet dari tahun ke tahun terus bertambah.

8. Usaha Pengolahan Herbal
 Usaha pengolahan dan pembuatan produk herbal juga sangat menjanjikan. Hal ini dilatarbelakangi oleh semakin banyaknya kesadaran masyarakat tentang keampuhan produk-produk herbal. Selain itu, mereka beranggapan bahwa produk herbal lebih alami ketimbang produk sejenis yang diolah dari bahan kimia. Sehingga, produk herbal seperti obat-obatan, jamu, shampo, sabun herbal, dan lainnya mulai banyak dilirik masyarakat. Namun dalam melakoni bisnis ini, harus benar-benar dikerjakan dengan teliti karena berkaitan dengan kesehatan. Untuk memberikan jaminan terhadap produk anda, maka harus mengajukan izin dari dinas terkait.

TERIMA KASIH.
SYALLOOM....

 http://www.kerjausaha.com/2013/05/ragam-bisnis-yang-menjanjikan.html
 http://erpurwita.blogspot.com/2010/03/faktor-faktor-yang-menjadi-pertimbangan.html
 http://brainly.co.id/tugas/137603

NAMA KELOMPOK

1. FIRGINIA ANGELICA       24214270
2. FADEL MUHAMMAD        23214731
3. FICKY KUSMAYADI          24214195







Selasa, 14 Oktober 2014

TUGAS 2

TUGAS 2

1,Sistem perekonomian merupakan suatu hal penting karena akan mempengaruhi kegiatan bisnis tersebut

.
Penjelasan dari kegiatan bisnis tersebut.
     1.     Merkantilisme
    Sistem politik ekonomi yang sangat mementingkan perdagangan internasional dengan tujuan untuk memperbanyak aset dan modal yang dimiliki suatu negara. sistem ekonomi untuk menyatukan dan meningkatkan kekayaan keuangan suatu bangsa dengan pengaturan seluruh ekonomi nasional oleh pemerintah dengan kebijaksanaan yang bertujuan mengumpulkan cadangan emas, memperoleh neraca perdagangan yang baik, mengembangkan pertanian dan industri, dan memegang monopoli atas perdagangan luar negeri.

   Merkantilisme tertuang dalam peraturan negara yang berbentuk proteksionisme dan politik kolonial demi neraca perdagangan yang menguntungkan. Menggunakan ekspor dengan insetif dan menghadang impor dengan tarif.

  Negara yang menganut sistem ekonomi ini adalah Inggris, Belanda, Portugal, Perancis, dan Spanyol.
     2.     Kapitalisme
   Sistem yang proses pengusahaan kesejahteraan untuk bisa memenuhi kebutuhan. Selain itu, paham ini tidak tidak mau melihat serta memahami proses pengambilan dan pengumpulan modal yang sudah diperoleh dari setiap transaksi komoditas ekonomi.

   Ciri dari sistem ekonomi kapitalisme :

a. Semua alat produksi dan sumber ekonomi dikuasai seluruhnya oleh negara, semua kekayaan adalah kekayaan sosial, hak milik seseorang atas alat produksi dan sumber ekonomi tidak diakui dan dimiliki secara kolektif.

b. Alat produksi dimiliki oleh individu atau badan hukum. Hak milik perseorangan bersifat individualistis.

c. Produksi dilakukan oleh swasta berdasarkan kebebasan individu untuk menentukan usahanya sendiri dan kebebasan memilih pekerjaaanya sendiri atas inisiatif dan tanggungjawabnya sendiri, kebebasa membuat kontrak (jual-beli, sewa, pinjam dan perburuhan) dan kebebasan hak milik.

d. Motif perolehan laba adalah sebesar-besarnya merupakan dasar penentuan jenis dan jumlah barang yang diproduksi.

e.  Pasar ditandai dengan persaingan bebas, dalam mana harga ba-rang ditentukan oleh interaksi atau mekanisme bebas antara penawaran dan permintaan atau dengan kata lain persediaan dan konsumsi.

f.  Pada dasarnya negara tidak campur tangan dalam kehidupan eko-nomi. Tugasnya hanya menjaga tertib hukum yang menjamin kebebsan usaha setiap individu.
Contoh negara yang menganut paham kapitalisme adalah AS, Inggris, dan Jerman.
 3.      Komunisme
Suatu sistem perekonomian di mana peran pemerintah sebagai pengatur seluruh sumber-sumber kegiatan perekonomian. Setiap orang tidak diperbolehkan memiliki kekayaan pribadi, sehingga nasib seseorang bisa ditentukan oleh pemerintah. Semua unit bisnis mulai dari yang kecil hingga yang besar dimiliki oleh pemerintah dengan tujuan pemerataan ekonomi dan kebersamaan. Namun tujuan sistem komunis tersebut belum pernah sampai ke tahap yang maju, sehingga banyak negara yang meninggalkan sistem komunisme tersebut.
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : RRC dan Uni Soviet.


  4.     Sosialisme
Suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan yang cukup besar kepada setiap orang untuk melaksanakan kegiatan ekonomi tetapi dengan campur tangan pemerintah. Pemerintah masuk ke dalam perekonomian untuk mengatur tata kehidupan perekonomian negara serta jenis-jenis perekonomian yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara seperti air, listrik, telekomunikasi, gas lpg, dan lain sebagainya.
Dalam sistem ekonomi sosialisme atau sosialis, mekanisme pasar dalam hal permintaan dan penawaran terhadap harga dan kuantitas masih berlaku. Pemerintah mengatur berbagai hal dalam ekonomi untuk menjamin kesejahteraan seluruh masyarakat.
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : Perancis

  5.     Facisme
Suatu paham yang mengedepankan bangsa sendiri dan memandang rendah bangsa lain. Dengan kata lain, facisme adalah suatu sikap nasionalisme yang berlebihan.
Facisme dapat menghambat proses multikulturalisme karena bersifat:
– Ultra Nasionalis
– Rasis
– Militeris
– Imperialis
Negara yang pernah menganut sistem perekonomian ini : Jerman dan Italia
  6.     Demokrasi Ekonomi
Suatu sistem perekonomian nasional yang merupakan perwujudan dari falsafah dan UUD 1945 yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan dari, oleh dan untuk rakyat. Di bawah pimpinan dan pengawasan pemerintah. Pada sistem demokrasi ekonomi, pemerintah dan seluruh rakyat baik golongan ekonomi lemah maupun pengusaha aktif dalam usaha mencapai kemakmuran bangsa. Selain itu, negara berperan dalam merencanakan, membimbing dan mengarahkan kegiatan perekonomian. Dengan demikian terdapat kerja sama dan saling membantu antara pemerintah, swasta dan masyarakat.
Negara yang menganut sistem perekonomian ini : Indonesia
 
2. Perbedaan bisnis yang hanya mengejar keuntungan dengan bisnis yang tidak mengejar keuntungan
- Menurut saya jika suatu perushaan memiliki sifat hanya ingin mencari keuntungan di dalamnya itu hanya dapat memberikan kemakmuran dan kesejahteraan pemiliknya saja tanpa memikirkan anggota di dalamnya.begitupun sebaliknya jika suatu perusahaan memiliki sifat yang tidak hanya mencari keuntungan untuk perusahaan itu sendiri itu berarti perusahaan tersebut mementingkan kemakmuran dan kesejahteraan dari segala aspek di dalam perusahaan tersebut,dan bagi anggota didalam perusahaan tersebut.
 
3. Perbedaan masyarakat sekarang dengan masyarakat dulu tentang Profei Bisnis.
- dalam dunia sekarang banyak sekali pandangan yang berbeda-beda mengenai bisnis. jika zama dahulu orang tidak terlalu memandang bisnis karena dahulu orang-orang tidak menyamaka bisnis dengan profesi,dikarenakan bisnis itu hanya sebagai suatu kegiatan memproduksi barang dan jasa, jika dibandingkan dengan zama sekarang orang-orang berbondong-bondong memiliki bisnis yang menurutnya sangat dibutuhkan didalam keperluan kita, di zama sekarang bisnis pun sudah meyerupai profesi dimana kita memproduksi barang dan jasa yang banyak di minati masyarakat.Jadi,kesimpulan nya adalah dizama dahulu masyarakat hanya menganggap bisnis itu suatu kegiatan saja,jika di zaman sekarang bisnis sudah meyerupai sebuah profesi yang bisa menghasilkan pendapatan yang baik.
 
TERIMA KASIH.
 
 

TUGAS 1

TUGAS 1

"Pilihan ku Akuntansi"

Syallom....

Sebelumnya saya ingin memperkenalkan diri saya terlebih dahulu, nama saya Firginia Angelica dengan NPM 24214270.Sekarang saya sedang menuntun ilmu di perguruan tinggi ternama " Universitas Gunadarma" Fakultas Ekonomi jurusan Akuntansi (S1) dan kelas saya 1EB08.

Blog ini berisi tentang tugas-tugas saya selama di Universitas Gunadarma.
Kai ini saya akan berbagi cerita tentang "kenapa saya memilih akuntansi"

Awalnya saya sangat senang diterima di Universitas Gunadarma dengan hasil yang cukup memuaskan. dan awal saya berminat dan ingin memilih jurusan akuntansi karena basic atau background saya di SMA adalah IPS dan saya sudah mempelajari Akuntansi tersebut semenjak saya duduk di bangku SMA dahulu,karna menurut saya,saya sudah memiliki dasar dari SMA tentang Akuntansi tersebut. Pelajaran akuntansi menurut saya suatu keahlian tertentu yang sangat di cari di perusahaan.karna akuntansi memiliki nilai tersendiri jika kita berkerja di suatu perusahaan nanti.

pada awalnya saya tidak menyukai pelajaran akuntansi di masa SMA, tetapi lama kelamaan saya mulai menyukai nya seiring pelajaran yang sudah saya lewati di masa SMA dulu.dan perlahan-lahan saya mulai mengerti apa itu Akuntansi,apa saja yang kita lakukan selama kita menghitung,mengindenfikasi transaksi-transaksi yang terjadi didalam suatu perusahaan,mengukur pemasukan kerugian dan modal didalam suatu perusaan tersebut.

Dan pada akhir nya saya memilih Akuntansi, semoga dengan pilihan saya ini saya dapat mengembangkan keahlian di bidang akuntansi tersebut dan saya dapat memiliki keahlian di bidang akuntansi itu dan setelah saya lulus dari Universitas Gunadarma nanti saya memiliki pekerjaan yang bagus dan dari situlah awal kehidupan yang sesungguhnya dimulai.
Doa saya saat ini adalah saya dapat lulus dari Universitas Gunadarma fakultas Ekonomi jurusan akuntansi dengan hasil dan IPK yang bagus dan memuaskan kedua orang tua saya dan keluarga saya.
Motivasi saya saat ini. "lakukan yang terbaik dalam hal apapun,semangat,dan jangan pernah ada kata untuk mengeluh,karna mengeluh awal dari kata menyerah"

Sekian cerita saya kenapa saya memilih Akuntansi.
SALAM MAHASISWA AKUNTANSI!!!

SYALOM....
God Bless You/